Info Sekolah
Jumat, 01 Mei 2026
  • Ayo daftar ke SMK Cendekia Batujajar sekarang! Tempat di mana keterampilan nyata, peluang kerja, dan masa depan cerah dipersiapkan sejak hari pertama kamu belajar.
  • Ayo daftar ke SMK Cendekia Batujajar sekarang! Tempat di mana keterampilan nyata, peluang kerja, dan masa depan cerah dipersiapkan sejak hari pertama kamu belajar.
14 Agustus 2020

Peran Kepala Sekolah dalam Revitalisasi SMK

Jum, 14 Agustus 2020 Dibaca 33x

SMKCENDEKIABATUJAJAR.sch.id – Untuk mensukseskan Revitalisasi SMK, perlu adanya peran berbagai pihak, salah satunya adalah kepala sekolah. Kepala Bidang Pendidikan Menengah Kejuruan (PMK), Dinas Pendidikan Jawa Barat, Dodin R Nuryadin, mengatakan, salah satu revitalisasi SMK adalah mejalin kerjasama dengan Dunia Industri dan Dunia Usaha (DUDI). Di sini peran kepala sekolah diperlukan untuk menjalin komunikasi diengan pihak DUDI.

“Dalam rangka revitalisasi, link and match dengan Dunia Industri dan Dunia Usaha merupakan hal yang penting. Setiap sekolah harus membangun mitra. Sekolah harus bisa berkomunikasi dengan industri,” ujar Dodin.

Selain berkomunikasi dengan DUDI, dalam buku Strategi Implementasi Revitalisasi SMK : 10 Langkah Revitalisasi SMK, oleh Direktorat Pembinaan Sekolah Menengah Kejuruan, Direktorat Jenderal Pendidikan Dasar dan Menengah Kementerian Pendidikan Dan Kebudayaan, Kemeterian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemdikbud) dijelaskan pula beberapa karakter yang harus dimiliki kepala sekolah.

Kuatnya karakter kepala sekolah dapat membawa manfaat yang luar biasa bagi SMK. Kepala sekolah dapat berperan sebagai motivator, inovator,organizing dan controling dalam pelaksanaan pembelajaran di SMK yang berbasis teaching factory. Kepala sekolah pun harus mampu menciptakan strategi atau kebijakan untuk membawa guru, karyawan, dan peserta didik memiliki karakter kuat, terampil, kreatif, inovatif, imajinatif, peka terhadap kearifan lokal serta technopreneurship.

Seorang kepala sekolah harus memiliki modal-modal sebagai berikut, pertama modal intelektual (intellectual capital) dan sosial (social capital). Implementasi dari modal intelektual dan sosial dapat dilakukan melalui kegiatan seminar, workshop, dan lokakarya. Kedua adalah modal mental (soft capital). Revitalisasi sumber daya manusia dalam hal mental dilakukan melalui kegiatan keagamaan, pelatihan ‘social skill’, dan pelatihan inteligensi emotional.

Ketiga adalah modal agama (spiritual capital).  Upaya untuk mengembangkan keagamaan adalah bagian mutlak dan utama bagi tumbuhnya manusia yang makmur, sejahtera, aman, dan damai.***

Oleh Siti Maryam Delina F, Sumber berita dari Dinas Pendidikan Jawa Barat

Sumber

Artikel Lainnya

Oleh : SMK Cendekia Batujajar

PLS Telah Usai, SMK Cendekia Batujajar HIBAAR

Oleh : SMK Cendekia Batujajar

Selamat Hari Guru Sedunia!

Artikel ini memiliki

0 Komentar

Tinggalkan Komentar

 

Agenda

04
Jun 2022
waktu : 23:59
Agenda telah lewat
28
Jun 2021
waktu : 23:59
Agenda telah lewat
03
Feb 2021
waktu : 23:59
Agenda telah lewat

Maps Sekolah