SEKILAS INFO
23-01-2021
  • 1 hari yang lalu / Alhamdulillah.. PKKS (Penilaian Prestasi Kerja Kepala Sekolah) SMK Cendekia Batujajar pada tanggal 20 Januari 2021 telah berjalan dengan lancar dan sukses. Barakallahu Bapak Kepala Sekolah @nurjamanhidayatulloh, semoga semakin berprestasi dan selalu sehat walafiat. Terimakasih kepada semua pihak atas segala dukungan dan doanya 🙏 Jazakumullah khoir.
  • 1 hari yang lalu / Sesuai instruksi dari Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Barat, sistem kegiatan belajar mengajar masih akan menerapkan model daring (pembelajaran jarak jauh)
  • 1 bulan yang lalu / Inna lillahi wa inna ilaihi raji’un. Dari hati yang paling dalam, keluarga besar SMK Cendekia Batujajar turut berduka cita atas meninggalnya almarhum Bpk. Agus Supratman (Pembina Yayasan Putra Cendikia). Semoga Allah menempatkannya di tempat yang paling indah bersama dengan orang-orang beriman, dan semoga keluarga yang ditinggalkan diberi kesabaran dalam menerima cobaan ini. Aamiin ya rabbal’alamin....
1
Sep 2019
0
Kompetensi Keahlian Pelajar SMK harus Terus Dikembangkan

SMKCENDEKIABATUJAJAR.sch.id – Sebanyak 18 sekolah menengah kejuruan (SMK) mengikuti program Peningkatan Kualitas Sekolah Menengah Kejuruan, yakni peningkatan kualitas tenaga kerja terampil yang dimulai dengan menyelaraskan kurikulum sekolah dengan kebutuhan industri. Program yang digarap serius sejak 2011 oleh Djarum Foundation tersebut melibatkan tenaga profesional untuk menjamin keselarasan kurikulum sekolah dan kebutuhan industri. Beberapa kompetensi telah dikaji ulang secara menyeluruh untuk memenuhi kebutuhan industri saat ini, mulai bidang teknologi rekayasa, maritim, ekonomi kreatif, sampai pariwisata. “Jadi, setelah kurikulumnya diselaraskan, langkah berikutnya melatih guru dan memberikan sertifikasi yang sesuai dengan standar industri. Tujuannya untuk meningkatkan kualitas tenaga kerja terampil di SMK agar bisa menjadi pilihan utama bagi lulusan SMP sehingga lebih siap masuk ke dunia kerja,” kata Primadi H. Serad, Direktur Program Bakti Pendidikan Djarum Foundation. Primadi menambahkan bahwa proses pembelajaran yang berkualitas juga menuntut fasilitas berstandar industri untuk meminimalkan kesenjangan antara materi yang dipelajari di sekolah dengan kenyataan yang akan dialami para lulusan SMK di tempat kerjanya.

Sebagai langkah terakhir, lanjut dia, program tersebut menggarap Teaching Factory untuk melatih kesiapan siswa memenuhi pekerjaan nyata yang diberikan oleh industri kepada sekolah. Di bengkel kerja ini para siswa diminta bekerja sesuai dengan tuntutan pelanggan. “Sampai tahun ini sudah ada 16 kompetensi dari empat bidang keahlian yang telah diselaraskan untuk menghasilkan lulusan yang kompetitif memenuhi kebutuhan tenaga kerja di Indonesia dan internasional,” ucap Primadi. Beberapa bidang itu di antaranya adalah Teknologi Rekayasa, Kompetensi Teknik Komputer dan Jaringan, Teknik Gambar Bangunan, Kimia Industri, Teknik Pengelasan, Teknik Pemesinan, dan Teknik Otomasi Industri untuk kebutuhan industri manufaktur. “Untuk bidang maritim kompetensi yang diselaraskan adalah Nautika Kapal Niaga dan Teknika Kapal Niaga. Ini kami siapkan untuk memasok perwira muda yang memenuhi syarat untuk bekerja pada jalur pelayaran internasional,” kata Primadi. Adapun bidang Ekonomi Kreatif, Interior Desain, Tata Busana, Rekayasa Perangkat Lunak, Desain Komunikasi Visual dan Animasi telah ditingkatkan untuk mengasah bakat kreatif dengan keterampilan praktis yang relevan dengan industri kreatif. Sementara itu, di bidang Pariwisata, Perhotelan, Tata Boga serta Tata Kecantikan telah disusun ulang untuk menjawab permintaan tenaga kerja yang berkembang di industri pariwisata Indonesia. “Ke depan kami masih ingin mengembangkan lebih banyak kompetensi keahlian untuk bidang pekerjaan yang dibutuhkan di masa mendatang,” ucapnya. (Admin)

sumber

Mulai chat
1
Hubungi kami?
Hai, ada yang bisa kami bantu?